Depok, 26 Maret 2019 Kampus E Universitas Gunadarma menerima kunjungan Komite Pengawas Perpajakan (Komwas Perpajakan). Komwas Perpajakan sendiri dibentuk sebagai implementasi amanat Pasal 36C Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 (UU KUP). Acara dialog hari ini dihadiri oleh Kepala sub-Pengawasan Pajak 3, Lutfi Santino, S.E., S.S.T., Ak, dan dua orang rekan sub-pengawasan, Adam dan Dias. Sedangkan dari pihak Gunadarma dihadiri oleh Pengelola Tax Center UG, Dr. Beny Susanti, asisten Tax Center UG , Candy Gloria, dan salah seorang dosen MKWU, Dr. Tri Wahyu Retno Ningsih.

 

Adapun visi dari Komwas Perpajakan menjadi lembaga pengawas perpajakan yang independen, profesional, dan kredibel untuk mendukung peningkatan kepercayaan publik terhadap instansi pelaksana administrasi perpajakan dan perumus kebijakan perpajakan. Atas pandangan tersebut, Komwas Perpajakan mewujudkannya dengan misi mendorong terwujudnya kultur, nilai, dan tata kelola yang baik di lingkungan Instansi perpajakan, mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan kebijakan dan administrasi perpajakan, dan eningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap instansi perpajakan (mutual trust).

 

Dalam hal ini bertujuan untuk melakukan pengawasan program DJP terkait inklusi kesadaran pajak di bidang pendidikan yang telah berjalan sejak 2018 lalu. Mitigasi awal dari program ini adalah inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan dengan target pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Program inklusi kesadaran pajak itu sendiri, sebenarnya sudah digelontorkan sejak 2014. Program ini adalah salah satu bentuk reformasi dalam mengatasi kondisi ketidaktercapaian pajak dikarenakan kurangnya kepatuhan pajak masyarakat. Oleh karena itu, Komwas Perpajakan perlu mencari tahu atau observasi ke pihak-pihak seperti tax center di Indonesia untuk mengetahui bagaimana hubungan dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) dan hubungan dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak. Universitas Gunadarma merupakan piloting dari program inklusi kesadaran pajak di bidang pendidikan perguruan tinggi. Dan inklusi ini sudah masuk ke dalam mata kuliah wajib umum (MKWU) selama 2 semester.
/can.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>